Posted: 14 February 2012 | 07:57 AM
Pelatihan dan Sosialisasi Kesiapsiagaan Bencana yang digelar di Balai Desa Punten Bumiaji Kota Batu dan dibuka oleh Wali Kota Batu Eddy Rumpoko, Hadir dalam pelatihan kesiapsiagaan bencana ini Wali Kota Batu Eddy Rumpoko, Kasi Pencegahan dan Kesiapsiagaan dari BPBD Propinsi Tk I Jatim Sugeng , Pabung Kodim 0818/ Wil. Malang-Batu, SKPD jajaran Pemkot Batu dan Ketua Tim Penggerak PKK Kota Batu serta puluhan undangan dari Tagana, Pamong Desa, Lembaga Masyarakat Desa Hutan (LMDH), Forum Keamanan Diri Masyarakat (FKDM), Linmas, serta tokoh masyarakat ini, diharapkan mampu merumuskan penanggulangan bencana di Kota Batu secara efektif dan efisien. Malang 1-2-2012.
Dalam pelaksanaan tersebut, sebagai nara sumber pertama dari BPBD Propinsi Tk I Jatim Bapak Sugeng, Nara Sumber kedua Pabung Kodim 0818 Mayor Inf Prasetyo Hari K, SH dengan Tema TNI/Kodim 0818 membangun Kemampuan Desa dalam Penanganan Bencana dan nara sumber ketiga dari Bina Marga.
Sementara itu, Walikota Batu yang hadir bersama Ketua Tim Penggerak PKK Kota Batu dalam sambutannya mengatakan kalau bencana merupakan peristiwa yang tidak dapat dihindari, sehingga yang paling penting bagaimana cara mempersiapkan penangulangan bencana, serta kesiapan masyarakat menghadapi bencana, “Bencana tidak bisa kita elakan, untuk itu kita perlu persiapkan sebagai tanggungjawab, termasuk mempersiapkan masyarakatnya,” ungkap Walikota diawal sambutannya.
Walikota Batu Eddy Rumpoko mengakui, penanggulangan bencana yang dimiliki pemerintah Kota Batu masih relative minim dan butuh pembenahan, hal ini berbeda dengan kota-kota lain di luar negeri, “Negara Jepang dan Amerika mempunyai penanggulangan yang baik, mereka diperkuat dengan teknologi, anggaran, dan kesiapan masyarakat,” jelas Walikota. Menurutnya dinegara-negara maju itu, pemerintahannya mampu mengajak anak-anak sampai orang tua untuk dilatih kebencanaan. Meski belum mempunyai teknologi dan anggaran yang memadai, namun Pemerintah Kota Batu bertekad untuk membenahi sistem penanggulangan bencana itu melalui pelatihan-pelatihan, sehingga masyarakat dapat berpartisipasi aktif jika bencana datang. Menurut pengusaha sukses ini berharap agar pelatihan dan sosialisasi yang didapat mampu disosialisasikan pada masyarakat banyak, agar penaggulangan bencana yang ideal mampu implementasikan, “Saya berharap bapak ibu mampu mensosialisasikan hasil sosialisasi penanggulangan bencana ini pada masyarakat lain.”
Kalau Kota Batu perlu berbenah, mengingat kota dingin ini merupakan penyangga dari 14 Kota/Kabupaten lain di Jatim. Orang nomor satu dilingkungan Pemkot Batu ini, juga berharap agar Kota Batu ini terhindar dari bercana yang merugikan masyarakat, “Saya berdoa agar daerah kita tetap aman” harap Walikota. (Staf Terdim 0818).
Copyright © 2011-2012 - KOREM 083 BALADHIKA JAYA MALANG